Di pertemuan semusim yang lalu
harumnya suasana
kehadiran mu sewangi haruman
menyegarkan perasaan
tanpa ku menduga
bagaikan lautan menghempas
menghanyutkan daku terlontar jauh
dari sisimu
mengapa mesti terpisah
sedangkan aku sabar dalam kesetiaan
biarpun wajah rinduku terdampar sepi
menunggu berakhirnya nafas ini
sejenak itu aku menyedari
betapa sayang nya aku
andainya dikau menyesali diri
pulanglah kerna aku lah kekasihmu

No comments:
Post a Comment